Senin, (3/2/2025), Senat Mahasiswa Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi menggelar pembukaan Komisi Pemilu Raya Mahasiswa (KPRM) yang berlangsung meriah di halaman Kampus 2. Acara yang bertujuan untuk memilih calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini dihadiri oleh berbagai elemen civitas akademika, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga rektor universitas. Pembukaan KPRM ini menjadi ajang penting untuk menggali pemimpin-pemimpin muda yang nantinya akan membawa perubahan dan inovasi bagi kemajuan kampus.
Sambutan pertama kali disampaikan oleh Ketua Panitia Maya Adibatul Ulwiyah. Dalam pidatonya, Maya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas terlaksananya acara ini. Ia juga menekankan pentingnya proses demokrasi dalam pemilihan ketua BEM yang dilakukan secara transparan dan adil. “Pemilu Raya ini bukan sekadar pemilihan, melainkan sarana bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa mahasiswa UIMSYA siap berkontribusi dan berkompetisi secara sehat dalam dunia organisasi,” ujar Maya.

Sambutan selanjutnya diberikan oleh Lutfi Wahid, M.Pd, perwakilan dosen UIMSYA. Dalam kesempatan ini, Lutfi menyampaikan pandangannya mengenai peran penting organisasi mahasiswa dalam perkembangan akademik dan pribadi mahasiswa. Ia mengatakan, “Kuliah tanpa organisasi bagaikan pohon tanpa daun. Organisasi adalah tempat di mana kita dapat menambah wawasan, mengasah kemampuan, dan memperluas jaringan. Selamat berkontestasi dan selamat berorganisasi, semoga melalui KPRM ini, kita dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa UIMSYA lebih maju.”

Rektor UIMSYA, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menyampaikan sambutannya. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya agenda tahunan pemilihan Ketua BEM ini. “Saya berharap calon ketua yang terpilih nanti adalah sosok yang kompeten, memiliki integritas, dan siap untuk mengembangkan UIMSYA ke arah yang lebih baik,” kata Rektor. Ia juga menambahkan bahwa setiap mahasiswa yang terlibat dalam organisasi harus bisa menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan baik, karena hal tersebut adalah bagian dari proses pembelajaran untuk menjadi pemimpin yang berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga berbagi pengalaman pribadinya, ketika ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) saat studi di Yaman. Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut telah mengajarkannya banyak hal, terutama mengenai kepemimpinan dan pentingnya bekerja sama dalam sebuah tim. “Menjadi ketua organisasi bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menggerakkan orang lain menuju tujuan bersama. Saya yakin, pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu bekerja keras, berintegritas, dan senantiasa mengedepankan kepentingan bersama,” tambah Rektor.
Dengan pembukaan yang penuh semangat dan harapan, KPRM Uimsya blokagung ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas. Pemilihan Ketua BEM yang kompeten dan berintegritas akan menjadi pondasi penting bagi masa depan kampus, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan UIMSYA di berbagai aspek. Sebagai universitas yang selalu mendorong mahasiswa untuk berprestasi, organisasi seperti BEM memiliki peran strategis dalam mencetak calon-calon pemimpin bangsa di masa depan.

