Berikut adalah hasil olahan kembali artikel berita tersebut menjadi **5 paragraf** yang runtut dan siap dipublikasikan di web kampus, dengan tetap menjaga seluruh substansi informasi: **BANYUWANGI** – Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas KH. Mukhtar Syafa’at (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siliragung resmi ditutup pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan penutupan ini menjadi momentum refleksi atas pengalaman, pembelajaran, serta penguatan kompetensi mahasiswa dalam mengenali dunia kerja, khususnya di bidang pelayanan keagamaan dan penyuluhan Islam. Selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung terkait aktivitas kelembagaan, mulai dari administrasi keagamaan, komunikasi publik, pendampingan kegiatan masyarakat, hingga pengenalan tugas serta fungsi penyuluh agama Islam. Momen istimewa dalam acara ini ditandai dengan penyerahan foto KH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur, ulama kharismatik pendiri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung yang dijuluki *Al-Ghazali Tanah Jawa*, kepada pihak KUA Siliragung. Ketua Prodi KPI UIMSYA, Maskur, S.Sos.I., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas bimbingan jajaran pegawai serta penyuluh KUA. Ia menegaskan bahwa penyerahan foto tersebut mengandung makna filosofis bahwa aktivitas dakwah dan pelayanan keagamaan tidak hanya membutuhkan keahlian komunikasi, tetapi juga wajib dilandasi nilai keilmuan, keteladanan, keikhlasan, serta akhlakul karimah sebagaimana diwariskan para ulama. Keahlian lapangan yang didapat mahasiswa merupakan bentuk integrasi antara teori perkuliahan dan praktik di dunia nyata. Pembekalan seperti kompetensi komunikasi, berbicara di depan umum (*public speaking*), penyampaian pesan dakwah, hingga keterampilan membangun relasi masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan kerja. Melalui penutupan magang ini, Kepala KUA Siliragung, Rofiq Burhanudin, S.Ag., beserta pihak prodi berharap mahasiswa menyadari luasnya peluang karier bagi lulusan KPI. Salah satunya adalah kesempatan menjadi tenaga penyuluh agama Islam di lingkungan Kementerian Agama melalui jalur rekrutmen yang berlaku. Kesiapan mahasiswa KPI di lapangan turut didukung oleh fondasi teoritis yang kuat selama masa perkuliahan. Dosen Pamong PKL dari KUA Siliragung, Ali Makrus, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa mahasiswa telah dibekali berbagai disiplin keilmuan pendukung penyuluhan, seperti Ilmu Dakwah, Metode Dakwah, Retorika Dakwah, Psikologi Komunikasi, Sosiologi Komunikasi, *Public Relations*, Jurnalistik, hingga Media Online. Kombinasi keilmuan ini melatih mahasiswa memahami kondisi masyarakat (baik melalui *bil hikmah*, *mau'izhah hasanah*, maupun *mujadalah*), menyampaikan materi secara komunikatif, serta memahami kondisi psikologis sasaran dakwah. Selain pendekatan konvensional, kemampuan jurnalistik dan penguasaan media digital menjadi nilai tambah bagi calon penyuluh untuk mengemas edukasi keagamaan melalui media sosial, video dakwah, *podcast*, dan platform digital lainnya. Dengan perpaduan kompetensi yang komprehensif tersebut, mahasiswa KPI UIMSYA memiliki dasar keilmuan yang sangat relevan untuk berkiprah secara profesional. Penutupan PKL ini pun bukan sekadar akhir dari masa praktik, melainkan titik awal bagi mahasiswa untuk terus mengasah profesionalisme, kreativitas, dan tanggung jawab dalam syiar komunikasi Islam.