Banyuwangi – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir, dosen Universitas KH mukhtar syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi menggelar aksi bakti sosial berupa kampanye pelestarian penyu melalui pelepasan anak penyu (tukik) di Pantai Sukamade, Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan edukasi lingkungan dengan aksi nyata konservasi satwa langka. Melalui kegiatan tersebut, para dosen mengajak masyarakat, mahasiswa, dan generasi muda untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian penyu sebagai salah satu kekayaan hayati Indonesia yang dilindungi.
Sebelum pelepasan tukik dilakukan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai siklus hidup penyu, tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan populasinya, serta pentingnya menjaga kebersihan pantai dan ekosistem laut. Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa konservasi lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Suasana penuh semangat terlihat ketika puluhan tukik dilepas menuju Samudra Hindia. Momen tersebut menjadi simbol harapan agar anak-anak penyu dapat tumbuh dan kembali ke pantai tempat mereka menetas pada masa mendatang untuk melanjutkan siklus kehidupannya.
Maskur, Ketua tim pengabdian dosen UIMSYA Blokagung menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendukung konservasi penyu, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada masyarakat.
“Pelestarian lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga habitat penyu sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi sumber daya alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Masyarakat Dusun Sukamade menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, pengelola kawasan konservasi, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui berbagai program edukasi, pemberdayaan, serta pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan hidup. Kehadiran dosen UIMSYA Blokagung diharapkan mampu memberikan inspirasi bahwa kampus memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
Melalui aksi pelepasan tukik di Pantai Sukamade, dosen UIMSYA Blokagung menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan serta menjaga keberlangsungan habitat penyu bagi generasi yang akan datang.



