Jemput Mahasiswa Penerima Beasiswa Asal Thailand di KLIA, Rombongan Overseas Seminar UIMSYA Sambut Hangat Khaulah

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SEPANG (KLIA) — Momentum istimewa mewarnai agenda overseas seminar Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi di Malaysia. Di tengah hiruk-pikuk Terminal Kuala Lumpur International Airport (KLIA), rombongan akademisi kampus berbasis pesantren tersebut menggelar penyambutan hangat bagi Khaulah, mahasiswa baru penerima beasiswa internasional asal Narathiwat, Thailand Selatan, yang diantar langsung oleh ayahnya, Salaemaeabdulhalem.

Momen haru sekaligus penuh kekeluargaan ini berlangsung saat Khaulah dan orang tuanya bertemu dengan delegasi Pascasarjana UIMSYA. Penyambutan dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., dengan didampingi oleh dua akademisi senior, yakni Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., dan Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I.

Dr. Siti Aimah menyampaikan bahwa kehadiran Khaulah menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen UIMSYA Blokagung dalam memperluas jangkauan internasionalisasi perguruan tinggi berbasis pesantren. Menurutnya, Kampus Hijau UIMSYA sangat terbuka untuk merangkul talenta-talenta muda dari kawasan Asia Tenggara yang ingin menimba ilmu di Indonesia.

Khaulah sendiri merupakan mahasiswi penerima beasiswa penuh dari UIMSYA Blokagung yang berhasil lolos seleksi pada Program Studi S1 Tadris/Pendidikan Bahasa Inggris. Setelah prosesi penyambutan singkat dan ramah tamah di KLIA, Khaulah langsung bergabung bersama rombongan overseas seminar untuk melanjutkan perjalanan udara menuju Banyuwangi, Indonesia.

Perasaan haru dan bahagia dipancarkan Khaulah saat pertama kali menyapa pimpinan dan dosen UIMSYA. Ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat menempuh pendidikan sarjana di UIMSYA Blokagung melalui jalur beasiswa, terlebih lagi disambut secara personal oleh para pejabat kampus di tempat transit internasional.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka akan disambut sehangat ini oleh jajaran pimpinan dan penceramah dari UIMSYA di bandara. Kehangatan ini membuat rasa cemas saya hilang dan berganti semangat untuk belajar di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,” ujar Khaulah saat ditemui di sela-sela keberangkatan rombongan.

Harapan besar juga disampaikan sang ayah, Salaemaeabdulhalem, yang setia mendampingi putrinya hingga ke Malaysia. Meski menaruh berat hati harus berpisah batas negara dengan sang buah hati, keikhlasan dan rasa tenangnya membuncah setelah melihat langsung keramahan para pimpinan UIMSYA yang menyambut mereka.

“Sebagai orang tua, tentu ada kekhawatiran melepas anak belajar di luar negeri. Namun, saat menyaksikan ketulusan Ibu Dr. Siti Aimah beserta Bapak Dr. Harun dan Ibu Dr. Nur Hidayati, hati saya menjadi sangat tenang. Saya yakin Khaulah berada di tangan dan lingkungan pendidikan yang tepat,” ungkap Salaemaeabdulhalem dengan penuh rasa haru.

Sementara itu, Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., menambahkan bahwa interaksi budaya dan latar belakang mahasiswa internasional di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris akan memperkaya atmosfer akademik di UIMSYA. Hal senada diungkapkan Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I., yang optimistis Khaulah dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan kampus dan pesantren Blokagung.

Perjalanan bersama rombongan overseas seminar ini menjadi awal integrasi Khaulah ke dalam keluarga besar Universitas KH. Mukhtar Syafaat. Langkah awal dari Narathiwat hingga menjejakkan kaki di Banyuwangi ini menandai komitmen UIMSYA untuk terus melahirkan generasi pendidik berwawasan global yang tetap teguh memegang nilai-nilai keislaman dan ke pesantrenan