Jakarta — Halal Center Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada (2–4/2/2026) di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh LP3H dari berbagai daerah di Indonesia sebagai forum koordinasi nasional untuk memperkuat sinergi pendampingan sertifikasi halal.
RAKORNAS secara resmi dibuka langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, atau yang akrab disapa Babe Haikal. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran LP3H sebagai garda terdepan dalam implementasi program Jaminan Produk Halal (JPH) serta mendorong percepatan sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Forum ini membahas berbagai agenda strategis, antara lain evaluasi kinerja pendampingan halal, penguatan regulasi terbaru, standarisasi prosedur operasional, serta optimalisasi digitalisasi layanan sertifikasi. Selain itu, kegiatan menjadi ajang berbagi praktik baik (best practices) antar LP3H guna meningkatkan kualitas layanan secara nasional. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Halal Center UIMSYA Blokagung, Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si, hadir secara langsung sebagai delegasi. Kehadiran ini mencerminkan komitmen UIMSYA dalam memperkuat perannya sebagai mitra strategis BPJPH dalam pengembangan ekosistem industri halal, khususnya di wilayah Banyuwangi.
Sejak berdiri pada tahun 2024, Halal Center UIMSYA telah memiliki 33 Pendamping Proses Produk Halal (P3H) aktif dan berhasil mendampingi penerbitan sekitar 200 sertifikat halal bagi pelaku usaha, terutama UMKM lokal. Capaian ini menjadi bukti nyata kontribusi UIMSYA dalam mendukung program sertifikasi halal nasional. Dr. Nur Anim Jauhariyah menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam RAKORNAS memberikan banyak pembaruan kebijakan dan penguatan teknis pendampingan. “RAKORNAS ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kompetensi pendamping, serta memastikan layanan sertifikasi halal di Banyuwangi berjalan lebih cepat, profesional, dan akuntabel,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut pasca-RAKORNAS, Halal Center UIMSYA berencana membuka perekrutan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) baru melalui Learning Management System (LMS). Proses rekrutmen akan dilaksanakan secara daring berbasis sistem selama tujuh hari, guna menjaring pendamping yang kompeten sekaligus memperkuat kapasitas layanan halal di daerah. Melalui partisipasi aktif ini, Halal Center UIMSYA Blokagung Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan sertifikasi halal, meningkatkan daya saing produk UMKM, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.(Anim)


