BLOKAGUNG – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) melalui Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Universitas KH Mukhtar Syafaat (Uimsya), Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, menggelar training of trainers (TOT) Model Pelatihan Growth Mindset Bermuatan Ajaran Al Ghozali untuk Membaca Academic Grit Mahasiswa. Kegiatan yang diikuti para dosen Bimbingan dan Konseling (BKI) ini, dilaksanakan di Ruang Pertemuan 2 Uimsya pada Kamis, (7/5/2026).
Dalam TOT ini, menghadirkan narasumber Muchammad Saiful Machfud, alumni Uimsya Blokagung yang kini menyelesaikan tugas akhir S3 Prodi Bimbingan Konseling di Universitas Negeri Malang (UM). “Kegiatan yang dilakukan saudara Muchammad Saiful Machmud ini atas tugas dari Universitas Negeri Malang,” cetus Dr Diniy Hidayatur Rahman, MPd, dari UM dalam sambutannya melalui daring.

Diniy menyampaikan, gagasan Muchammad Syaiful Machmud yang menggali nilai-nilai ajaran Al Ghozali pada meteri bimbingan konseling dalam mengembangkan ketabahan akademik siswa, itu sangat bagus sekali. Dan ini sesuai dengan upaya UM yang sedang mengembangkan teori-teori dengan mengintegerasikan muatan lokal dan keagamaan. “Teori-teori dari barat itu bagus, baik, dan benar, tapi belum tentu sesuai dengan kondisi di Indonesia dan daerah, makanya UM mengembangkan teori-teori yang menghasilkan pemikiran lokal dan religius,” ungkapnya.
Dekan FDKI Uimsya Agus Baihaqi, S.Ag., MIkom menyampaikan terima kasih pada UNM dan Muchamad Saiful Mahfud yang mengadakan TOT di kampusnya. Kegiatan ini dianggap sangat bermanfaat bagi pengembangan Uimsya yang berbasis pesantren. “Ini ibarat mendapat amunisi baru bagi Prodi BKI di FDKI Uimsya Blokagung,” ujarnya.

Agus berharap melalui pelatihan TOT ini para peserta dari dosen BKI mendapat inspirasi baru, dan bisa dikembangkan dalam pembelajaran. Selain itu, juga ditularkan melalui kegiatan-kegiatan. “Materi akademik grit ini sangat cocok dengan kondisi mahasiswa Uimsya yang sebagian besar para santri,” katanya.
Ditambahkan oleh Agus, mahasiswa Uimsya yang banyak santri pesantren ini memiliki beban yang tinggi, melalui pengembangan akademik grit, mahasiswa bisa memiliki ketangguhan, bangkit dari tantangan, dan memiliki energi dengan fokus dalam belajar.
“Kami berharap ini awal kerjasama dengan Universitas Negeri Malang, semoga kedepan ada Kerjasama lain dalam memajukan kampus,” harapnya.
Dalam acara itu, Saiful Machfud yang juga alumni Prodi BKI Uimsya Blokagung ini menyampaikan materi bimbingan dan konseling yang mengambil dari nilai-nilai ajaran Al Ghozali. “Ini bisa menjadi pegangan untuk para guru dan dosen BK, praktisi BK, dan fasilitator,” katanya.(Ahmady)

