BANYUWANGI – Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali mengukir sejarah baru dalam pengembangan infrastruktur akademiknya. Pada Kamis (28/05/2026), kampus hijau ini secara resmi menggelar acara peletakan batu pertama untuk pembangunan Gedung Rektorat baru yang bertempat di Kampus 2 UIMSYA. Fasilitas megah berukuran 27 meter x 33 meter ini rencananya akan dibangun setinggi 5 lantai. Proyek strategis ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2027 mendatang, guna menunjang efektivitas pelayanan administrasi dan representasi kemajuan universitas yang kian pesat.

Rangkaian acara sakral ini diawali dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, KH. Ahmad Hisyam Syafa’at. Dalam penyampaiannya, ia memberikan apresiasi yang mendalam atas lompatan besar UIMSYA dalam mengembangkan sarana dan prasarana penunjang kuliah. Lebih lanjut, KH. Ahmad Hisyam Syafa’at juga menekankan betapa krusialnya peran institusi akademis di tengah zaman yang terus dinamis. Beliau mengingatkan seluruh hadirin bahwa pendidikan merupakan motor penggerak utama dalam peradaban, di mana perubahan lingkungan maupun transformasi positif di dalam masyarakat hanya dapat diwujudkan melalui jalur pendidikan yang bermutu.

Senada dengan pengasuh pesantren, Rektor UIMSYA Banyuwangi, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa faktor utama kemajuan sebuah bangsa atau lembaga adalah kekuatan pendidikannya. Beliau mengutip sebuah hadis Nabi SAW yang sarat makna: “Al-insanu rojulani alimun wa muta’allimun la khoiro siwahuma”, yang berarti manusia itu sejatinya hanya dibagi menjadi dua golongan, yaitu orang alim (yang berilmu) dan orang yang belajar (menuntut ilmu), dan tidak ada nilai kebaikan pada selain keduanya. Rektor menggarisbawahi bahwa kutipan tersebut menjadi penanda kuat bahwa pondasi paling prinsipil dalam membangun peradaban adalah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan Islam yang integratif.
Memasuki acara inti, prosesi peletakan batu pertama sebagai simbolisasi dimulainya pembangunan fisik Gedung Rektorat dilakukan secara khidmat oleh jajaran dewan pengasuh dan pimpinan universitas. Secara bergantian, peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh empat tokoh sentral, yakni KH. Ahmad Hisyam Syafa’at, KH. Muhammad Hasyim Syafa’at, Dr. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, serta Rektor UIMSYA sendiri, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at. Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh segenap sivitas akademika, dosen, dan staf universitas dengan penuh rasa syukur dan optimisme tinggi akan masa depan UIMSYA yang lebih gemilang.

Seluruh rangkaian kegiatan khidmat di Kampus 2 ini kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh KH. Muhammad Hasyim Syafa’at. Doa bersama ini dilantunkan dengan harapan agar seluruh proses pembangunan gedung berlantai lima tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, tanpa kendala, serta membawa keberkahan yang melimpah bagi seluruh keluarga besar UIMSYA Blokagung Banyuwangi. Kehadiran gedung rektorat baru ini diharapkan tidak sekadar menjadi simbol kemegahan fisik, melainkan juga pusat lahirnya inovasi dan pelayanan terbaik demi mencetak generasi bangsa yang unggul dan berakhlakul karimah. (zul)

