Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan International Community Service yang dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Balai Dusun Sumbermanggis, Desa Barurejo. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas negara dan lintas perguruan tinggi dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal. International Community Service itu diikuti oleh peserta dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Tapal Kuda serta melibatkan unsur pemuda melalui Karang Taruna Desa Barurejo.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya Kepala Desa Barurejo Ahmad Jaenuri, Ketua FORPIM Tapal Kuda Dr. Kholilur Rohman, M.Pd, serta Wakil Rektor III UIMSYA Banyuwangi Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos. Hadir pula dua narasumber internasional dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), yaitu Ummi Salwa Ahmad Bustamam, Ph.D, Associate Professor Faculty of Economics and Muamalat, serta Dr. Nuur Halimatus Sa’adiah binti Masrukhin. Kehadiran narasumber dari Malaysia ini memberikan nuansa internasional sekaligus memperkaya perspektif akademik dan praktis dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Barurejo Ahmad Jaenuri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin dengan UIMSYA Banyuwangi. Ia menilai kegiatan International Community Service menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa. Ahmad Jaenuri juga memaparkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Desa Barurejo, khususnya di sektor pertanian. Menurutnya, desa ini memiliki lahan pertanian yang luas dengan komoditas unggulan berupa produk kopi, yang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan baik dari sisi kualitas, pemasaran, maupun pengelolaan berbasis komunitas.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua FORPIM Tapal Kuda Dr. Kholilur Rohman, M.Pd.i Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 17 pimpinan perguruan tinggi turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan International Community Service ini. Hal tersebut menunjukkan tingginya komitmen dan sinergi antarperguruan tinggi dalam mendorong kolaborasi akademik yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tapal Kuda.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh kedua narasumber dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Materi yang disampaikan menitikberatkan pada penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan potensi lokal, serta peran perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat desa menuju kemandirian dan daya saing global. Melalui kegiatan International Community Service ini, UIMSYA Banyuwangi berharap dapat memperkuat jejaring internasional sekaligus menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat, sejalan dengan implementasi tridarma perguruan tinggi yang berkelanjutan.

kegiatan ditutup dengan penanaman pohon bersama Sebagai wujud komitmen terhadap kelestarian lingkungan, rangkaian kegiatan International Community Service dalam program UIMSYA Berhias. Kegiatan simbolis tersebut dilakukan oleh Ketua FORPIM Tapal Kuda, para narasumber dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Kepala Desa Barurejo Ahmad Jaenuri, serta Wakil Rektor III UIMSYA Banyuwangi Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos. Penanaman pohon ini menjadi representasi komitmen bersama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan mitra internasional dalam menjaga kelestarian alam serta mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan hidup. (zul)


