Surabaya – Komitmen membangun pendidikan tinggi yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing resmi diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya pada Kamis (2/7/2026). Dokumen MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., bersama Rektor UIMSYA, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I. Pada kesempatan yang sama, ditandatangani pula Memorandum of Agreement (MoA) tingkat fakultas oleh Dekan FDK UINSA, Dr. Moch. Choirul Arif, S.Ag., M.Fil.I., bersama Dekan FDKI UIMSYA, Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak sejarah baru dalam mempererat hubungan kelembagaan kedua perguruan tinggi Islam tersebut. Kesepakatan strategis ini bukan sekadar simbol kemitraan di atas kertas, melainkan akan menjadi landasan pacu utama bagi pelaksanaan berbagai program akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Melalui payung hukum ini, kedua institusi berkomitmen penuh dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta penguatan kontribusi nyata kampus bagi masyarakat luas.

Melalui sinergi MoU dan MoA ini, UIMSYA dan UINSA menyepakati berbagai bentuk kolaborasi konkret untuk memajukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Beberapa poin penting di antaranya meliputi pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), program pertukaran dosen dan mahasiswa, penyelenggaraan visiting lecturer, serta penelitian kolaboratif. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup publikasi ilmiah bersama, pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, hingga penguatan fasilitas laboratorium pendukung.
Penandatanganan dokumen kerja sama ini merupakan puncak sekaligus tindak lanjut dari rangkaian kegiatan akademik produktif yang telah berlangsung selama kunjungan UIMSYA di kampus UINSA Surabaya. Serangkaian agenda tersebut meliputi benchmarking kurikulum BKI, kuliah tamu psikoterapi, kunjungan laboratorium konseling, hingga forum diskusi ilmiah via podcast inspiratif bertema terapi berbasis Al-Qur’an. Dinamika seluruh agenda ini membuktikan adanya kesamaan visi kuat kedua institusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inovatif dan adaptif.
Pimpinan dari kedua belah pihak berharap penuh agar kerja sama ini mampu menghadirkan kemaslahatan yang nyata bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat. Dengan resmi disahkannya MoU dan MoA ini, UIMSYA dan UINSA menegaskan kesiapan mereka untuk terus merawat kemitraan yang produktif dan berkelanjutan. Sinergi ini diproyeksikan menjadi langkah taktis dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing global, serta mampu melahirkan riset dan inovasi yang menjawab tantangan zaman.

