Blokagung, Banyuwangi – Rabu, 10 Oktober 2024 Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi mengadakan kuliah umum yang menghadirkan Prof. Dr. Sahiron, MA, Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Pakar Hermeneutika Al-Qur’an. Acara yang bertema “Manajemen Mental Menuju Akhlak Al-Qur’an Di Pesantren” ini berlangsung di aula kampus 2 Uimsya yang merupakan kampus berbasis pesantren dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa serta dosen.
Kegiatan ini dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Kegunaan Uimsya Blokagung, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dan semakin penting untuk diikuti hingga selesai karena yang menyampaikan adalah pakar yang Kyai, apalagi temanya sangat penting karena terkait akhlak mulia yang harus menjadi budaya mahasiswa berbasis pesantren dari sumber utamanya yaitu Al-Qur’an.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang cara mengelola mental dengan menafsirkan Al-Quran menggunakan metode Hermeneutika agar setiap pribadi mampu mewujudkan akhlak mulia sesuai ajaran Al-Quran. Prof. Sahiron menjelaskan pentingnya inovasi dalam pengelolaan mental yang berdasar Al-Quran sebagai pedoman utama umat Islam untuk meningkatkan kualitas pribadi dan mewujudkan akhlak mulia meneladani Rasulullah.

Dalam presentasinya, Prof. Syahiron yang sudah sangat diakui kepakarannya di bidang terjemah Al-Quran menggunakan Hermeneutika ini tampak sangat tenang dan menguasai materi yang disampaikan, karena sesuai dengan tema, Beliau adalah seorang Kyai dan figur ulama yang telah lama membudayakan Al-Qur’an sebagai pedoman berperilaku dan beribadah.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa program pascasarjana, dosen, serta tamu undangan dari berbagai institusi. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta diskusi yang hangat.
Kesan positif muncul dari peserta, yang merasa mendapatkan banyak inspirasi baru. Salah satu mahasiswa, Niken Lufi Anggini, menyampaikan, “Kuliah umum ini membuka pandangan baru tentang bagaimana manajemen mental bagaimana berakhlak berdasarkan Al-Qur’an itu sederhana, mudah dan sarat nilai-nilai ibadah, jadi tambah bersemangat untuk terus meneladani akhlak mulia Rasulullah”. ujarnya.
Prof. Sahiron berpesan agar terus menggunakan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, beribadah dan berakhlak, karena sejatinya diantara isi dari al-Qur’an adalah tuntunan berakhlak mulia, selain tentang syariah/ibadah, sejarah dan muamalah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pengembangan lebih lanjut dalam bidang pengkajian Al-Qur’an khususnya terkait aktualisasi tuntunan berakhlak mulia, serta memperkuat jaringan akademik antara UIN Sunan Kalijaga dan Universitas KH. Mukhtar Syafaat yang terus memperkuat jalinan kerjasama.

