Tegalsari, Banyuwangi – Mahasiswa Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) berkolaborasi dengan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam kepanitiaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) untuk memperingati HUT ke-80 RI. Kegiatan yang berlangsung di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, pada Rabu (07/08/2025) ini merupakan bentuk partisipasi aktif kedua kampus dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan. Dalam kepanitiaan tersebut, dari UIMSYA yang ikut tergabung berjumlah 12 mahasiswa dengan latar belakang organisasi yang berbeda, di antaranya dari DEMA Fakultas dan UKM Racana.
Kedatangannya mahasiswa UGM di Banyuwangi tidak lain dari kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang sedang dilaksanakannya di Desa Mojoroto Kecamatan Tegalsari. Lamtiyar, salah satu mahasiswa UGM mengatakan bahwa “Tugas kami di sini selama melaksanakan KKN di Desa Mojoroto ini hanya tinggal delapan hari lagi, yang mana pada tanggal 8 Agustus mereka akan kembali ke kampusnya UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta.

Bapak Danang Setiaji selaku ketua panitia HUT RI Ke-80 Desa Tegalsari meminta agar mahasiswa UGM yang sedang melaksanakan KKN ini, bisa turut berperan membantu dalam mensukseskan kegiatan LCC (Lomba Cerdas Cermat) yang dilaksanakan di Pendopo Desa Tegalsari sebelum akhirnya mereka kembali ke kampusnya di Yogyakarta setelah selesai melaksanakan KKN. “Kami meminta mahasiswa UGM dan UIMSYA bisa berkolaborasi membantu menyukseskan kegiatan LCC (Lomba Cerdas Cermat) ini di Desa Tegalsari,” ujar Danang selaku ketua panitia. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi kedua universitas UIMSYA dan UGM untuk membangun jaringan relasi yang kuat kedepannya.

Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SD/MI di Desa Tegalsari sukses digelar. Diikuti oleh tiga perwakilan siswa/i dari delapan sekolah, acara ini berlangsung meriah dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB.Dibuka dengan sambutan dari Sekdes, Bapak Erji Elyslamanto, dan Ketua Panitia, Bapak Danang Setiaji, lomba ini memperlihatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Masing-masing tim didampingi oleh pendamping sekolah mereka dan beradu kemampuan dalam dua babak: penyisihan dan final. Dari delapan tim yang bertanding di babak penyisihan, empat tim terbaik berhasil melaju ke final. Setelah persaingan yang ketat, SDN 2 Tegalsari berhasil meraih Juara 1, disusul oleh MI Mamba’ul Huda sebagai Juara 2, dan MI Al-Fatah sebagai Juara 3. (Sri)

