ToT ke-6 BKI UIMSYA Banyuwangi : Upgrading Skill Konselor Islami

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Banyuwangi – P0rogram Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung kembali menggelar Training of Trainer (ToT) pada (11–12/2/2026).  menghadirkan Ahmad Syamsul Muarif, M.A., CH, CMH, CHt, CM.NLP, C.PS, CT.KLTC, C.HARM, CI sebagai coach utama dalam penyelenggaraan ToT ke-6 ini.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan diikuti 25 peserta, terdiri dari mahasiswa BKI UIMSYA, guru Pondok Pesantren Darussalam, serta guru dari Pondok Pesantren Raudhatut Thalabah Genteng. Mereka mendapatkan pembekalan intensif mengenai metodologi pelatihan, penguatan kapasitas trainer, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik konseling dan pendidikan.

Ahmad Syamsul Muarif menekankan bahwa seorang trainer bukan hanya penyampai materi, melainkan fasilitator perubahan. “ToT adalah wadah untuk membangun kompetensi sekaligus karakter Islami, sehingga para pendidik mampu menjadi agen transformasi di lingkungan akademik maupun pesantren,” ujarnya.

Jejak Kesinambungan ToT Sebelumnya

Penyelenggaraan ToT ke-6 ini tidak berdiri sendiri, melainkan melanjutkan tradisi yang telah dibangun sejak ToT pertama. Alumni ToT angkatan awal kini aktif berkontribusi di berbagai lembaga pendidikan dan pesantren. Sebagian menjadi penggerak program konseling Islami di sekolah-sekolah, sementara lainnya mengembangkan metode pelatihan di pesantren untuk memperkuat pembinaan santri.

Dari ToT ke-2 hingga ke-5, tercatat banyak alumni yang berhasil menginisiasi kelas-kelas konseling berbasis Islami, mendirikan komunitas pendidik, serta menjadi narasumber dalam seminar pendidikan di tingkat lokal maupun regional. Jejak kontribusi ini menunjukkan bahwa ToT bukan sekadar pelatihan singkat, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak pendidik Islami yang profesional.

Langkah Strategis Prodi BKI

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIMSYA Bapak Agus Baihaqi, S.Ag., M.I.Kom menegaskan bahwa konsistensi penyelenggaraan ToT merupakan bagian dari strategi besar kampus dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia. “Kami ingin memastikan bahwa setiap angkatan ToT melahirkan trainer yang siap berkontribusi, baik di kampus maupun di pesantren. Dengan kesinambungan ini, UIMSYA menjadi pusat pengembangan pendidikan Islami yang adaptif terhadap tantangan zaman,” ungkapnya.

Peserta ToT ke-6 pun menyambut antusias kegiatan ini, menilai bahwa pengalaman yang diperoleh bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga memperkuat keterampilan praktis untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Dengan rekam jejak lima penyelenggaraan sebelumnya, ToT ke-6 ini dipandang sebagai tonggak penting dalam perjalanan Prodi BKI UIMSYA untuk mencetak generasi pendidik Islami yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi dinamika pendidikan modern.