Tingkatkan Mutu Akademik, Prodi KPI UIMSYA Blokagung Gelar Benchmarking ke UIT Lirboyo

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KEDIRI – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan benchmarking ke Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri, Kamis (2/7/2026). Kegiatan strategis ini dirancang untuk memperkuat mutu pembelajaran, pengembangan kurikulum, serta kompetensi mahasiswa agar semakin adaptif terhadap perkembangan dunia komunikasi dan media digital. Acara diawali dengan opening ceremony hangat yang dihadiri oleh Wakil Rektor III UIT Yasin Nurfalah, M.Pd.I., Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UIT Moch. Mukhlison, M.Pd.I., Dekan FDKI UIMSYA Blokagung Agus Baihaqi, M.I.Kom., serta jajaran pimpinan dari kedua perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UIT, Moch. Mukhlison, M.Pd.I., menyampaikan bahwa benchmarking merupakan sarana efektif untuk saling belajar dan bertukar praktik baik (best practice) antarlembaga. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi, khususnya yang sama-sama berbasis pesantren, menjadi langkah krusial untuk menciptakan inovasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa sedikit pun meninggalkan akar nilai-nilai keislaman. Harapan senada juga ditegaskan oleh Wakil Rektor III UIT, Yasin Nurfalah, M.Pd.I., yang menyatakan bahwa kerja sama akademik ini tidak boleh berhenti pada seremonial semata, melainkan harus menjadi awal lahirnya program kolaboratif nyata mulai dari riset bersama hingga pengabdian masyarakat.

Dekan FDKI UIMSYA Blokagung, Agus Baihaqi, M.I.Kom. saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu, Dekan FDKI UIMSYA Blokagung, Agus Baihaqi, M.I.Kom., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari komitmen penuh kampus untuk terus mendongkrak mutu pendidikan secara berkelanjutan. Menurutnya, dinamika dunia komunikasi dan media yang bergerak sangat cepat menuntut program studi untuk adaptif, salah satunya lewat perluasan jejaring akademik dengan perguruan tinggi mitra. Melalui diskusi intensif, jajaran pengelola dan dosen dari kedua kampus memfokuskan pembahasan pada penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, inovasi metode pembelajaran, manajemen laboratorium media, hingga strategi peningkatan publikasi ilmiah bagi dosen maupun mahasiswa.

Bagi Prodi KPI UIMSYA Blokagung sendiri, momentum ini menjadi kesempatan berharga untuk menyerap berbagai gagasan baru yang akan dijadikan bahan evaluasi internal. Semua masukan dan poin diskusi yang didapatkan akan diintegrasikan untuk mengembangkan iklim akademik di kampus agar proses pembelajaran semakin relevan dengan tantangan komunikasi digital, penyiaran, dan strategi dakwah di era teknologi modern. Penguatan aspek tata kelola kelembagaan ini diharapkan dapat semakin mematangkan kesiapan prodi dalam menghadapi akreditasi dan standarisasi mutu eksternal.

Menariknya, kegiatan benchmarking ini juga memberikan dampak positif dan pengalaman nyata secara langsung bagi para mahasiswa KPI UIMSYA Blokagung yang ikut serta. Mereka tidak hanya menjadi pendengar dalam diskusi akademik, tetapi juga berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke laboratorium media milik KPI UIT Lirboyo untuk melihat pengelolaan studio dan fasilitas produksi media. Interaksi langsung dengan sivitas akademika UIT Lirboyo ini berhasil membuka cakrawala baru bagi mahasiswa mengenai budaya akademik yang produktif sekaligus meningkatkan motivasi mereka dalam mengasah keterampilan praktis di bidang penyiaran.

Ke depan, Prodi KPI UIMSYA Blokagung memproyeksikan hubungan baik ini akan diwujudkan dalam berbagai program konkret jangka panjang, seperti pertukaran dosen (visiting lecturer), penelitian kolaboratif, hingga pengembangan fasilitas laboratorium. Melalui sinergi yang kuat dengan UIT Lirboyo, KPI UIMSYA Blokagung optimis dapat terus menghadirkan ekosistem pendidikan komunikasi Islam yang berkualitas, inovatif, serta mampu melahirkan lulusan berdaya saing tinggi yang siap menjadi motor penggerak dunia media dan dakwah di era digital.