Keluarga Besar UIMSYA Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Ukhuwah dan Spirit Khidmah

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti halaman Kampus 2 Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Banyuwangi pada Rabu, (25/2/2026). Keluarga besar UIMSYA menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar Bani Syafa’at. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi spiritual di bulan suci Ramadan. Sejak sore hari, civitas akademika telah memadati lokasi acara dengan penuh antusias, menciptakan suasana religius yang sarat nilai kebersamaan dan kekeluargaan.

Kegiatan diawali dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ibu Nyai Hj. Handariyatul Masruroh. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh dosen dan tenaga pendidik yang terus berkhidmah dalam pengembangan UIMSYA. Beliau menegaskan bahwa UIMSYA bukan hanya institusi pendidikan tinggi, tetapi juga bagian integral dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan dakwah dan pendidikan Islam. Oleh karena itu, seluruh civitas akademika diharapkan senantiasa menjaga nilai keikhlasan, pengabdian, dan komitmen dalam menjalankan amanah.

Lebih lanjut, Ibu Nyai Hj. Handariyatul Masruroh juga mengingatkan bahwa momentum Ramadan bertepatan dengan persiapan tahun ajaran baru. Beliau berpesan agar para dosen memperbanyak tirakat sebagai bentuk ikhtiar batin dalam menyambut proses akademik yang akan datang. Tirakat tersebut dapat diwujudkan melalui sholat malam, berpuasa sunnah, serta memperbanyak membaca Al-Qur’an. Menurut beliau, kekuatan spiritual menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas pendidikan yang unggul dan berkarakter. Pesan tersebut disambut dengan penuh khidmat oleh seluruh hadirin yang mengikuti rangkaian acara dengan seksama.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Senat UIMSYA, Dr. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, MA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kilas balik perjuangan berdirinya UIMSYA yang tidak terlepas dari semangat khidmah dan pengorbanan para pendiri serta dukungan keluarga besar pesantren. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat perjuangan tersebut dengan meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi. Menurutnya, kebersamaan seperti buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum memperkuat solidaritas dan visi kolektif dalam memajukan kampus.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Jabir Muda, memohon keberkahan, kemajuan, serta keberlangsungan perjuangan UIMSYA di masa mendatang. Tepat menjelang waktu magrib, seluruh hadirin bersama-sama membatalkan puasa dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan. Kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar UIMSYA dan Bani Syafa’at, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen spiritual dan institusional dalam mengembangkan pendidikan Islam yang berakar pada nilai pesantren dan tradisi keilmuan yang kokoh.