Gelar Seminar Internasional, Matangkan Langkah Buka Jejaring Global Bersama Tarim Islamic University Yaman

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BANYUWANGI– Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi terus mengepakkan sayap keilmuannya di kancah internasional. Berkolaborasi dengan Ma’had Aly Darussalam, kampus berbasis pesantren itu sukses menggelar Seminar Internasional sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) bersama perguruan tinggi ternama asal Yaman, Universitas Islam Tarim, pada Rabu (12/8/2026).

Bertempat di Auditorium A4 Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, helatan ilmiah tersebut mengangkat tema “Tantangan Ilmu-Ilmu Islam dan Humaniora dalam Pengembangan Umat dan Masyarakat”. Tak tanggung-tanggung, ulama besar sekaligus ceramah terkemuka dari Yaman hadir secara langsung sebagai narasumber utama, yakni Prof Dr Sayyid Muhammad bin Abdil Qodir Al Idrus (Ketua Dewan Pembina Universitas Islam Tarim).

Sambutan Rektor UIMSYA Blokagung, Dr KH Ahmad Munib Syafa’at Lc MEI

Rektor UIMSYA Blokagung, Dr KH Ahmad Munib Syafa’at Lc MEI, menyambut hangat kedatangan para tamu kehormatan dari Kota Tarim itu. Dalam berbagai hal, pria yang akrab disapa Gus Munib ini menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi sangat penting untuk memperluas kapasitas berpikir mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkokoh sanad keilmuan Islam di lingkungan kampus. “Kehadiran beliau semua menjadi pemacu semangat UIMSYA Blokagung untuk terus bertransformasi menuju kampus pesantren berdaya saing global,” ujarnya.

Dalam penceramahannya, Prof Dr Sayyid Muhammad bin Abdil Qodir Al Idrus menyoroti pentingnya kemitraan strategis syarakah antarlembaga pendidikan Islam dunia. Menurutnya, umat Islam saat ini menghadapi tantangan internal berupa stagnasi pemikiran dan fanatisme yang sempit. Untuk menjawab tantangan zaman, beliau mengajak sejarah kembali menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai fondasi utama, sambil mengelola turats (warisan keilmuan klasik) secara dinamis, terbuka, dan rasional.

Komitmen tersebut tidak berhenti pada wacana. Seminar Usai, UIMSYA Blokagung, Ma’had Aly Darussalam, dan Universitas Islam Tarim resmi menandatangani berkas MoU kerja sama. Kesepakatan ini meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi riset serta publikasi jurnal internasional, penyelenggaraan forum ilmiah bersama, hingga penguatan kurikulum berbasis integrasi turats dan metodologi modern.

Pihak rektorat berharap kerja sama internasional ini mampu membuka akses seluas-luasnya bagi santri dan mahasiswa Banyuwangi untuk menimba ilmu hingga ke mancanegara. “Harapan kita, lulusan UIMSYA tidak hanya kokoh secara spiritual dan pemahaman agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga memiliki cara pandang global dan mampu memberi solusi bagi permasalahan masyarakat dunia,” pungkas Gus Munib. (zul)