UIMSYA Gelar Wisuda 2026: Tegaskan Integrasi Ilmu Modern dan Nilai Pesantren

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BLOKAGUNG – Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi resmi menggelar prosesi Wisuda Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Kampus Pusat UIMSYA pada hari ini (8/8/2026). Momen bersejarah ini tidak hanya dihadiri oleh segenap sivitas akademika UIMSYA, melainkan juga segenap Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Kapolres Banyuwangi, serta para pimpinan lembaga mitra yang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan UIMSYA.

Rektor UIMSYA Blokagung Banyuwangi, Dr.KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., MEI, saat menyampaikan pidato

Membuka acara, Rektor UIMSYA Blokagung Banyuwangi, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., MEI, menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian para wisudawan. Beliau berpesan agar para alumni senantiasa menjaga jati diri sebagai santri serta terus mengembangkan potensi diri untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama melalui kolaborasi antara keluhuran akhlak dan kompetensi akademis.

Dalam kesempatan itu, UIMSYA juga memberikan apresiasi khusus atas prestasi akademik para lulusan terbaik berupa beasiswa studi lanjut di UIMSYA. Wisudawan terbaik tingkat program studi (Prodi) berhak meraih Beasiswa Bebas UKT selama 2 semester senilai Rp10.000.000,-, sedangkan lulusan terbaik tingkat universitas menerima Beasiswa Bebas UKT Studi Lanjut dengan total nilai mencapai Rp19.500.000,-.

Sambutan dewan pengasuh pondok pesantren darussalam blokagung Prof. Dr. KH. Abdul Kholiq Syafaat, MA

Melengkapi momen penuh kebanggaan itu, Prof. Dr. KH. Abdul Kholiq Syafaat, MA memberikan amanat mendalam mengenai jati diri kampus. Beliau menekankan pentingnya peran UIMSYA sebagai Perguruan Tinggi berbasis pesantren yang mengintegrasikan sistem pendidikan modern dengan tradisi pesantren, sehingga mahasiswa mampu memadukan ilmu pengetahuan umum dan ilmu keagamaan secara berdampingan.

Lebih lanjut Prof.Dr.KH. Abdul Kholiq Syafaat, MA menjelaskan bahwa salah satu fungsi utama pesantren adalah membangun kecerdasan spiritual. Pendidikan, menurutnya, tidak boleh hanya terfokus pada kebutuhan dunia industri, melainkan harus menyentuh dimensi etika, norma, sosial, akhlak, keberkahan, serta keimanan sebagaimana dalam yang diajarkan kitab Ihya Ulumuddin (Juz 4).

Sebagai penutup Arahnya, beliau mengingatkan para lulusan untuk adaptif terhadap perkembangan zaman melalui transformasi pola dakwah yang lebih rasional dan relevan. Melalui wisuda ini, UIMSYA Blokagung Banyuwangi berharap seluruh alumni dapat membawa keberkahan ilmu serta menjadi teladan di tengah masyarakat luas.