Banyuwangi – Universitas KH. Mukhtar Syafa’at (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan berlangsung pada Senin (8/12/2025) pukul 09.30–11.00 WIB di Ruang Pertemuan Kampus 2 UIMSYA dan dihadiri oleh pimpinan kedua lembaga. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran lembaga pendidikan dan ulama dalam pembinaan umat, sekaligus menghadirkan program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Rektor UIMSYA Blokagung, Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at Lc.,M.E.I, menegaskan pentingnya peran kampus dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman. “Meski di zaman akhir, kita tak boleh lepas tangan. Tetap perhatikan mana yang halal dan mana yang haram,” ujarnya dengan tegas. Beliau juga menekankan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada dokumen semata. “Ke depan, MoU ini harus melahirkan kegiatan nyata yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya. Pernyataan tersebut menegaskan harapan UIMSYA agar kolaborasi dengan MUI dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua MUI Banyuwangi KH. Muhaimin Asmuni, Lc, Sekretaris Jenderal MUI Banyuwangi Barurohim, S.Pd.I, serta jajaran Dewan Pimpinan MUI lainnya. Sambutan Ketua MUI Banyuwangi disampaikan langsung oleh Sekjen Barurohim, S.Pd.I yang menegaskan bahwa MUI memiliki komitmen kuat untuk terus “berkhidmat kepada umat”. Ia menyampaikan bahwa MUI saat ini sedang melakukan penataan dan pentabulasi program untuk memperkuat peran lembaga, di antaranya: memperkuat nilai-nilai keulamaan, penyelenggaraan pengajian, pemberdayaan ekonomi umat termasuk proses sertifikasi halal, serta program penguatan keluarga. Program-program ini diharapkan dapat bersinergi dengan UIMSYA sebagai institusi pendidikan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan SDM keagamaan.

Prosesi penandatanganan MoU dilakukan oleh pimpinan kedua lembaga sebagai simbol resminya kerja sama strategis tersebut. Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata, yang menandai ikatan keakraban dan harapan akan terjalinnya sinergi yang lebih erat. Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk memulai langkah-langkah kolaboratif dalam dakwah, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta program sosial-keagamaan lainnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Banyuwangi, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan sesi foto bersama. Suasana penuh kekeluargaan terlihat jelas sepanjang rangkaian acara. Melalui kerja sama ini, UIMSYA Blokagung Banyuwangi dan MUI Banyuwangi berharap dapat menghadirkan kontribusi lebih besar bagi kemajuan umat dan masyarakat. MoU ini menjadi pondasi awal lahirnya program-program kolaboratif yang tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan penguatan keluarga sebagai fondasi penting kehidupan sosial.(ZUL)

