Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi turut hadir dalam kegiatan “Sedekah Bumi” yang dirangkai dengan penebaran ratusan ribu benih ikan untuk pelestarian perairan umum yang digelar oleh FORTEL SCI (Shrimp Club Indonesia Forum Teknologi), Minggu (11/01/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Bendungan Blokagung itu diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, pegiat lingkungan, serta instansi terkait, termasuk Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan sedekah bumi ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki sekaligus ikhtiar kolektif untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Penebaran benih ikan diharapkan dapat memperkuat sumber daya perikanan darat, meningkatkan populasi ikan, serta memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat sekitar. Kolaborasi antara FORTEL SCI, Dinas Perikanan Banyuwangi, dan berbagai pihak, termasuk UIMSYA, menjadi contoh sinergi positif dalam merawat lingkungan berbasis kearifan lokal.
Ketua FORTEL SCI Banyuwangi, Ir. Yanuhar Toto Rahardjo, dalam Berbagainya menyampaikan harapan agar kegiatan sedekah bumi ini membawa keberkahan bagi semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjaga kesinambungan lingkungan dari hulu hingga hilir. “Antara hulu dan hilir merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Jika kita menjaga lingkungan bersama, maka manfaatnya akan kembali kepada kita semua. Semoga sedekah bumi ini menjadi jalan keberkahan dan keinginan alam,” ujarnya.
Wakil Rektor I UIMSYA, Drs. Eko Budiywono, MH, menyampaikan permohonan maaf karena Rektor UIMSYA berhalangan hadir secara langsung. Ia menegaskan bahwa kehadiran UIMSYA dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mensyukuri keridhaan Allah SWT, merawat warisan leluhur, serta menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Menurutnya, sedekah bumi bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk kepedulian konkret terhadap kelestarian lingkungan yang harus terus dilestarikan.
Lebih lanjut, Drs. Eko Budiywono menjelaskan bahwa semangat sedekah bumi sejalan dengan program unggulan kampus, yakni “UIMSYA Berhias” (Bersih, Hijau, dan Asri), yang bertujuan menumbuhkan kesadaran sivitas akademika dalam menjaga kelestarian alam. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif merawat bumi melalui tindakan nyata dan berkelanjutan. “Mari kita jaga bumi, karena sejatinya bumi telah menjaga kita. Apa yang kita tanam hari ini akan menentukan kehidupan generasi mendatang,” tutupnya. (zul)


