Sanur, Bali – Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris se-Indonesia sukses menyelenggarakan Annual Business Meeting (ABM) 2025 yang berlangsung di Hotel Swiss-Belresort Watu Jimbar, Sanur, Bali (27/9/2025). Kegiatan mewah ini dihadiri oleh para ketua program studi Pendidikan Bahasa Inggris dari berbagai universitas di seluruh Indonesia, dengan total partisipasi mencapai 72 kampus.
Pertemuan dibuka dengan penampilan seni budaya khas Bali, yaitu tari Kecak, yang menambah semarak suasana acara. Setelah itu, berbagai penghargaan diberikan oleh sejumlah pengurus asosiasi, termasuk Ketua Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Ummi Khaerati Syam, M.Pd.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi, Ahmad Faruk, M.Pd., bersama dengan para ketua prodi dari berbagai universitas di tanah air. Kehadiran Para Ketua Prodi Menandakan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan mutual pendidikan bahasa Inggris di Indonesia.

Selain menghadirkan tokoh-tokoh nasional, ABM 2025 juga menghadirkan narasumber dari luar negeri, di antaranya perwakilan dari Uzbakistan dan British Council. Mereka memberikan wawasan internasional mengenai tren pendidikan bahasa Inggris global serta strategi peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi.
Kegiatan tahunan ini menjadi wadah strategi bagi para akademisi untuk berbagi pengalaman, merumuskan kebijakan bersama, serta memperkuat jejaring antarprogram studi. Diharapkan hasil pertemuan ini mampu mendorong peningkatan kualitas lulusan serta memperkuat daya saing pendidikan bahasa Inggris di Indonesia di kancah global.

Kemudian dilanjutkan pembahasan tema “transforming English Language Education: Innovative, Inclusion and impact” serta dilanjutkan penendatanganan MoU dan MoA oleh Para pengurus APSPBI beserta Kampus yang hadir dalam pertemuan Annual Business Meeting 2025,

